Dariredaksi-MAAF hanya sebuah kata dengan empat huruf saja. Nampak singkat dan sepele, namun memiliki makna yang dalam.

Memaafkan kesalahan seseorang mampu mempererat jalinan kerabat dan tanpa disadari, juga mampu meningkatkan kondisi fisik.

Berikut rahasia yang diungkap dalam laman Wiki How mengenai kekuatan maaf.

1. Mendapat Kesembuhan Berkat Ampunan Tuhan

Dibutuhkan kerendahan hati dan kesadaran diri dalam menyadari kesalahan dan haus akan ampunan Tuhan. Orang-orang yang terlalu yakin dan bangga pada dirinya sendiri, akan kehilangan kesempatan berharga dalam mencari kesembuhan dan hidup dalam kebebasan melalui kesadaran murni.

Mintalah ampunan dari Tuhan dan singkirkan pemikiran untuk mengulangi kesalahan yang telah Anda sesali. Menyesali perbuatan yang telah dilakukan dapat melepas perasaan tertekan dan rasa bersalah yang timbul akibat kesalahan tersebut.

Rasa rileks yang dirasakan setelahnya, membuat Anda menjalani hari-hari dengan tenang dan fokus.

2. Memaafkan Orang Lain

Bagi sebagian orang, memaafkan lebih sulit daripada meminta maaf. Maafkanlah orang-orang yang berbuat kurang menyenangkan dan membuat Anda sakit hati.

Memendam rasa benci dan dongkol hanya membuat wajah Anda penuh keriput karena sering cemberut.

3. Tanggung Jawab dan Ganti Rugi

Permohonan maaf akan terasa sulit bagi pihak yang disakiti karena mereka merasa dirugikan atas kesalahan yang ditimbulkan.

Maka, cobalah bertanggung jawab untuk mengganti kerugian tersebut dengan membuat perjanjian dengan pihak yang disakiti.

Anak-anak ngambek karena Anda terlalu sibuk dengan pekerjaan?

Buatlah perjanjian pada anak-anak untuk meluangkan waktu Anda di akhir pekan dengan mengajak mereka jalan-jalan atau membantu mengerjakan PR.

4. Maafkan Diri Sendiri

Banyak orang yang terkungkung rasa penyesalan atas kesalahan yang pernah dilakukan.

Terpenjara dalam sel beban pikiran yang dibangun dengan sugesti sendiri membuat rasa tertekan berlipat ganda. Tak sedikit orang yang menolak keluar dari rasa takut yang diakibatkan oleh kesalahan di masa lampau.

Memaafkan diri sendiri berarti berani menerima resiko yang akan dialami di masa mendatang. Bersyukurlah, karena maaf dari Tuhan bermula dari diri sendiri.

5. Maaf Butuh Proses

Penyembuhan dengan memaafkan dan meminta maaf butuh proses yang panjang. Kenangan-kenangan tentang kejadian tak mengenakkan akan terus terngiang, rasa sakit hati kembali membanjiri pikiran, dan terkadang mengulang reaksi yang pernah terlintas di saat peristiwa itu terjadi.

Maaf timbul saat kita memutuskan untuk melepas rasa sakit hati di saat kita mengingatnya dan mencegah hadirnya pikiran buruk untuk mengulangi kesalahan lagi dan lagi.

6. Hidup Adalah Pilihan

Hidup itu indah jika Anda menyadarinya. Saat kita menghargai esensi kesederhanaan dalam hidup, kita akan belajar untuk bijaksana di segala situasi (sumber: bintang).