SUKABUMI–Fenomena Crop Circle (lingkaran tanaman) di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ternyata berimbas pada terjadinya demam Unidentified Flying Object (UFO) atau alien. Di Sukabumi, seorang Kampung Nagrak Selatan RT 01/02 Desa Nagrak Selatan Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Suherman Jambek (33) mengaku dirinya pernah diculik alien sekitar tahun 1998 silam. Bahkan fenomena UFO Sleman menurutnya sudah lama dia prediksi dan dituangkan dalam tulisannya jauh sebelum UFO Sleman muncul.
Sontak pernyataan Suherman ini membuat sebagian besar warga sekitar tidak mempercayainya. Bahkan, Ia dianggap tidak waras alias gila karena terlalu terobsesi dengan makhluk luar angkasa yang hanya kerap dilihat di film layar lebar itu.
Soal pernah diculik Alien, Suherman menuturkan awalnya Ia tidak berani menceritakan hal tersebut kepada publik karena khawatir orang anggap dirinya gila. Namun ketika bertemu sebuah komunitas pencinta UFO di Bandung pada tahun 2010, Ia menuturkan semuanya, termasuk testimoninya akan ada ditunjukkan tanda-tanda adanya alien di Sleman.
“Awalnya saya tidak berani menceritakan kejadian itu pada orang lain, takut tidak percaya dan mengada-ada, sampai ada komunitas pencinta UFO dari Bandung yang menerima penjelasan peristiwa yang menimpa saya,” katanya, sambil memperlihatkan tulisannya tentang pengalamannya itu termasuk soal testimoni UFO di Jawa.
Suherman mengaku diculik alien pada malam hari saat dirinya keluar rumah setelah menunaikan shalat tahajud. Kemudian ia melihat ke atas langit ada sebuah bintang jatuh, namun bintang tersebut nampak mendekat. Kemudian membawa dirinya masuk ke dalam benda yang dianggapnya UFO.
Di dalam ruangan antah berantah dengan kondisi setengah sadar Suherman melihat makhluk asing berukuran lebih kecil dari manusia. Makhluk yang diperkirakannya alien itu berbincang dengan bahasa yang tidak dimengertinya. “Kira-kira tinggi mahkluk itu lebih dari satu meter. Makhluk itu memiliki kepala yang lebih besar, mata yang lebih besar, mulut yang lebih kecil, dan hidungnya seperti rongga. Bahasa yang dikatakanya pun tidak dimengerti,” ungkapnya.
Suherman pun lantas tidak sadarkan diri dan sudah berada di bumi pada pagi harinya. Suherman yang hanya lulusan Madrasah Aliyah di salah satu pondok pesantren merasa punya perbedaan setelah diculik. Dirinya seakan mendapatkan pengetahuan lebih mengenai sesuatu hal. “Setelah diculik seakan saya punya pengetahuan juga keahlaian lebih,” akunya.
Ia pun menuturkan bahwa fenomena Crop Circle yang ada di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah asli buatan Alien. Karena dari ciri-cirinya tumbuhan di sekitar tidak rusak atau terbakar. Fenomena Crop Circle tersebut merupakan pertanda bahwa alien dan UFO memang ada. “Fenomena tersebut merupakan sebuah pertanda kehadiran Alein dan UFO. Ini sudah saya perkirakan jauh-jauh sebelumnya,” tegasnya.
Namun apa yang dituturkan oleh Suherman sampai saat ini sulit dipercaya dan diterima masyarakat. Akibat pemikiran Suherman, masyarakat sekitar menganggap dirinya kurang waras. Akibatnya Suherman ditinggalkan istri dan anaknya. Sumber: Radar Sukabumi