Selasa, 25 Januari 2011 , 04:47:00

SUKABUMI–Pelajar Kelas XII salah satu SMA Negeri di Kota Sukabumi, sebut saja Melati (16) mendatangi Mapolres Sukabumi Kota, kemarin. Warga Desa/Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi itu mengaku menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh RJ (23) warga Desa Cilangla, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan pengakuan Melati, Ia disekap RJ di sebuah penginapan di Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, baru-baru ini. Pada saat itulah RJ melampiaskan nafsu bejatnya.
Informasi yang dihimpun Radar Sukabumi, perkenalan Melati dengan RJ berawal dari pesan singkat (SMS) nyasar dari RJ ke Melati. Sejak saat itu, RJ rajin menghubungi Melati lewat ponsel. Hingga akhirnya lebih dari sebulan hubungan keduanya semakin akrab. Merasa hubungannya dengan Melati sudah kian dekat, RJ pun merancang agenda pertemuan untuk selanjutnya. Setelah janjian ketemu, RJ mengajak Melati putar-putar Sukabumi mengendarai motor. Namun, usai jalan-jalan RJ malah mengajak Melati untuk chek-in di sebuah hotel di Selabintana.
RJ awalnya secara halus mengajak Melati untuk berhubungan suami-istri alias bercinta. Namun, Melati berusaha melawan dan menolak. Bahkan, hampir seharian penuh ia disekap oleh RJ di kamar hotel tersebut. Akhirnya, RJ berhasil melampiaskan nafsu birahinya terhadap Melati yang sudah tidak berdaya.
Setelah menyekap dan melampiaskan nafsu birahinya, RJ mengantarkan pulang Melati ke rumahnya di Cisaat.
Sesampainya di rumah, tidak tahan dengan perlakuan RJ tersebut, Melati menceritakan permasalahan ini kepada orang tuanya. Singkat kata, Melati didampingi orangtuanya melaporkan RJ ke Polres Sukabumi Kota, kemarin (24/1). Tidak berselang lama, polisi langsung melakukan pengejaran pelaku. Namun, hingga tadi malam, pelaku belum ditangkap.
“Kami masih mengejar pelaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP, Engkus Kuswaha i, semalam (24/1).(ryl)
Sumber: Radar sukabumi